Checklist Perencanaan Gudang Baja untuk Pengusaha UMKM hingga Korporasi

Membangun gudang bukan hanya soal menyiapkan lahan dan mendirikan bangunan. Gudang adalah aset penting bagi UMKM, distributor, manufaktur, hingga korporasi besar karena berfungsi sebagai pusat penyimpanan, distribusi, dan pengaturan stok barang.
Untuk memastikan gudang kuat, efisien, dan mampu mendukung operasional bisnis, banyak pengusaha memilih struktur baja sebagai material utama.
Melalui artikel ini, HADESteel Jakarta menghadirkan checklist lengkap yang dapat Anda gunakan untuk merencanakan pembangunan gudang baja dengan tepat, aman, dan hemat biaya.


1. Tentukan Kebutuhan & Fungsi Gudang

Sebelum masuk ke perhitungan struktur, pastikan Anda memahami tujuan utama gudang:

  • Penyimpanan barang jadi
  • Bahan baku atau material industri
  • Logistik & distribusi
  • Cold storage
  • Workshop dan proses produksi ringan

Mengetahui fungsi utama akan membantu menentukan ukuran, sistem ventilasi, kekuatan struktur, serta jenis baja yang dibutuhkan.


2. Hitung Luas Lahan & Ukuran Bangunan

Checklist dasar yang harus dicatat:

  • Luas lahan tersedia
  • Ukuran gudang (misal 12×24 m, 20×30 m, 30×50 m, dst.)
  • Tinggi bangunan (clear height 6–12 m)
  • Kebutuhan driveway untuk truk
  • Area loading–unloading

Gudang dengan struktur baja WF/H-Beam memungkinkan desain bentang lebar tanpa banyak kolom, sehingga memaksimalkan ruang penyimpanan.


3. Pilih Jenis Struktur Baja yang Tepat

Material baja yang umum digunakan untuk gudang:

  • WF Beam untuk kolom & balok utama
  • H-Beam untuk kapasitas beban berat
  • CNP/UNP untuk girt & purlin
  • Hollow untuk rangka ringan
  • Plat base & anchor bolt untuk pondasi

Tips penting:
✔ Gunakan baja bersertifikat A36 / SS400 / BJ37
✔ Pastikan supplier baja terpercaya untuk akurasi ukuran

Semua jenis baja di atas tersedia lengkap di HADESteel Jakarta.


4. Pertimbangkan Sistem Atap & Insulasi

Gudang membutuhkan atap yang kuat dan tahan cuaca. Pilihan umum:

  • Zincalume
  • Galvalume
  • Metal roof ber-insulasi
  • Atap sandwich panel (untuk cold storage)

Checklist tambahan:

  • Pastikan sistem purlin kuat menopang beban angin
  • Gunakan insulasi anti-panas untuk gudang logistik
  • Desain talang atap agar tidak bocor

5. Perhatikan Sirkulasi Udara & Pencahayaan

Ventilasi yang buruk dapat menyebabkan gudang lembap dan merusak barang.

Checklist ventilasi & pencahayaan:

  • Louvers / ventilasi silang
  • Exhaust fan atau roof fan
  • Skylight untuk hemat listrik
  • Pencahayaan LED industri

Struktur baja memudahkan pemasangan perangkat ventilasi dan lampu industri.


6. Pastikan Kekuatan Lantai (Flooring)

Flooring adalah elemen kritis untuk forklift, rak penyimpanan, hingga barang berat.

Perhatikan:

  • Ketebalan lantai minimal 15–20 cm
  • Kuat tekan beton sesuai beban forklift
  • Hardener floor agar tidak cepat aus

7. Pikirkan Alur Operasional & Aksesibilitas

Gudang yang baik adalah yang mendukung efisiensi logistik.

Checklist operasional:

  • Jalur forklift lebar & aman
  • Akses keluar–masuk truk
  • Loading dock yang memadai
  • Ruang office/mezzanine jika diperlukan

Struktur baja memungkinkan pembuatan mezzanine yang kokoh dan fleksibel.


8. Hitung Kebutuhan Anggaran dengan Detail

Agar tidak over budget, buat estimasi biaya yang terdiri dari:

  • Pembelian baja WF, H-Beam, CNP, UNP, Hollow
  • Pengerjaan struktur (erection)
  • Pondasi & flooring
  • Atap & dinding
  • Instalasi listrik & lampu
  • Finishing dan pengecatan

Supaya lebih akurat, Anda bisa konsultasi langsung dengan tim HADESteel untuk perhitungan kebutuhan material.

HADESteel – Kontraktor & Fabrikasi Baja Profesional
Website: HADESteel.com
📞+62 821-1162-8899
Lokasi: Jakarta Barat
Layanan: Fabrikasi Baja, Erection, Gudang Baja, Struktur Gedung, Lapangan Olahraga, Padel, dan proyek industri lainnya.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *