Gudang industri memiliki peran vital dalam kegiatan produksi, logistik, dan distribusi. Oleh karena itu, pembangunannya tidak boleh dilakukan sembarangan. Setiap gudang industri wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) agar aman, kuat, dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Sebagai perusahaan konstruksi baja berpengalaman di Jakarta, HADESteel menerapkan standar konstruksi gudang industri sesuai SNI pada setiap proyek. Berikut penjelasan lengkap mengenai standar yang wajib dipenuhi.
1. Standar Struktur Baja Sesuai SNI
Struktur baja pada gudang industri harus dirancang berdasarkan perhitungan teknis yang mengacu pada standar nasional, di antaranya:
- SNI 1729 – Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural
- SNI 1727 – Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung
- SNI 1726 – Ketahanan gempa untuk struktur bangunan
Penerapan standar ini memastikan gudang mampu menahan beban statis, dinamis, serta beban gempa yang umum terjadi di wilayah Indonesia.
2. Standar Pondasi Gudang Industri
Pondasi adalah elemen krusial yang menopang seluruh struktur gudang. Standar SNI mengharuskan:
- Analisis tanah (soil investigation)
- Penentuan jenis pondasi sesuai daya dukung tanah
- Perhitungan beban kolom baja secara akurat
- Pemasangan anchor bolt sesuai toleransi teknis
Kesalahan pondasi dapat menyebabkan penurunan bangunan dan kerusakan struktur baja.
3. Standar Material Baja dan Sambungan
Material yang digunakan harus memenuhi ketentuan mutu dan keamanan:
- Baja struktural bersertifikat SNI
- Ketebalan profil sesuai perhitungan desain
- Sambungan baut mutu tinggi (high tensile bolt)
- Kualitas pengelasan sesuai standar AWS dan SNI
HADESteel menerapkan quality control berlapis untuk menjamin akurasi fabrikasi dan kekuatan sambungan.
4. Standar Atap dan Dinding Gudang Industri
Gudang industri harus memiliki sistem penutup bangunan yang aman dan tahan lama:
- Atap metal berkualitas dengan ketahanan korosi
- Sistem drainase dan talang air yang baik
- Ventilasi alami untuk sirkulasi udara
- Pencahayaan alami (skylight) sesuai standar
Desain atap juga harus mempertimbangkan beban angin dan curah hujan tinggi.
5. Standar Keselamatan dan K3 Konstruksi
Konstruksi gudang industri wajib mematuhi standar keselamatan kerja:
- SOP K3 konstruksi
- Penggunaan APD lengkap
- Pengawasan teknis di lapangan
- Prosedur kerja aman saat ereksi baja
Standar ini bertujuan melindungi pekerja sekaligus menjaga kualitas hasil konstruksi.
6. Standar Tata Letak dan Fungsi Gudang
Gudang industri yang baik harus memenuhi standar fungsional, antara lain:
- Ketinggian gudang sesuai sistem penyimpanan
- Lebar jalur forklift dan kendaraan
- Area loading dan unloading yang aman
- Sistem sirkulasi kendaraan yang efisien
Standar ini mendukung kelancaran operasional dan keselamatan kerja.
7. Standar Inspeksi dan Pengujian Akhir
Sebelum gudang digunakan, harus dilakukan pemeriksaan akhir:
- Pemeriksaan struktur dan sambungan
- Uji kelurusan dan kestabilan bangunan
- Pemeriksaan atap, dinding, dan drainase
- Evaluasi kesesuaian dengan gambar kerja
Gudang dinyatakan layak pakai setelah memenuhi seluruh standar teknis.
Kesimpulan
Pembangunan gudang industri harus mengikuti standar konstruksi sesuai SNI untuk menjamin keamanan, kekuatan, dan keberlanjutan bangunan. Mulai dari desain struktur, pemilihan material, proses fabrikasi, hingga pemasangan dan finishing, semuanya harus dilakukan secara profesional.
HADESteel – Kontraktor & Fabrikasi Baja Profesional
Website: HADESteel.com
📞+62 821-1162-8899
Lokasi: Jakarta Barat
Layanan: Fabrikasi Baja, Erection, Gudang Baja, Struktur Gedung, Lapangan Olahraga, Padel, dan proyek industri lainnya.


Leave a Reply